Memilih Menggelandang
Keith Wasserman memilih hidup menggelandang di jalanan selama beberapa hari setiap tahunnya sejak tahun 1989 agar ia bisa belajar lebih mengasihi dan berbelaskasihan kepada orang lain. “Saya pergi menggelandang di jalanan untuk memperluas sudut pandang dan pemahaman” tentang kaum tunawisma, kata Keith, direktur eksekutif dari Good Works, Inc.
Mengharapkan Penundaan
Yang benar saja? Saya sudah terlambat, tetapi tulisan di papan informasi jalan di depan saya mengandaskan harapan saya untuk tiba di kantor tepat waktu: “Ada Hambatan di Depan”.
Dihapus Sampai Bersih
Saat menciptakan penghapus pensil, insinyur Inggris bernama Edward Nairne awalnya menggunakan sepotong roti. Pada tahun 1770, kulit roti tawar digunakan untuk menghapus tulisan di kertas. Namun, tanpa sengaja, Nairne mengambil lembaran karet lateks dan mendapati bahwa ternyata karet bisa menghapus tulisan, meninggalkan “remah-remah” karet yang mudah dibersihkan dengan tangan.
Misi Penyelamatan Terbesar
Pada 18 Februari 1952, sebuah badai besar menghantam kapal tanker SS Pendleton hingga patah menjadi dua bagian sekitar 16 kilometer dari tepi pantai Massachusetts. Lebih dari 40 orang pelayar terjebak di buritan kapal yang perlahan tenggelam di tengah tiupan angin kencang dan terjangan ombak ganas.
Menyambut Orang Asing
Ketika teman-teman saya tinggal di Moldova, salah satu negara termiskin di Eropa, mereka dibuat terharu oleh sambutan hangat yang mereka terima, terutama dari saudara seiman di sana. Suatu kali, mereka membawa sumbangan pakaian dan sembako untuk sepasang suami-istri di gereja mereka. Pasangan itu sangat miskin tetapi masih bersedia menjadi orangtua asuh bagi beberapa anak. Mereka menghidangkan teh manis dan makanan dan memperlakukan teman-teman saya layaknya tamu kehormatan. Teman-teman saya pulang membawa buah tangan berupa buah-buahan dan sayur-mayur. Mereka sangat kagum pada kebaikan hati dan keramahan pasangan itu.
Lemah Lembut Sekaligus Perkasa
Ketika wilayah pendudukan musuh di Belanda makin meluas, Anne Frank dan keluarganya menyiapkan diri lalu pindah ke tempat persembunyian untuk menghindari bahaya. Mereka bersembunyi selama dua tahun di masa Perang Dunia ke-2, sebelum akhirnya ditemukan dan dikirim ke kamp konsentrasi. Walaupun demikian, dalam catatannya yang kemudian diterbitkan sebagai buku terkenal berjudul Diary of a Young Girl, Anne menulis, “Untuk jangka panjang, senjata yang paling ampuh adalah kebaikan hati dan kelemahlembutan.”
Lepas dari Kebisingan
Beberapa tahun lalu, pimpinan sebuah kampus mengajak para mahasiswa untuk bergabung dalam kegiatan “mematikan gawai” pada suatu malam. Awalnya para mahasiswa merasa berat meninggalkan telepon genggam dan masuk ke kapel. Namun, mereka akhirnya bersedia dan selama satu jam, duduk diam dalam kebaktian yang diisi dengan musik dan doa. Sesudahnya, salah seorang mahasiswa menggambarkan pengalamannya itu sebagai “suatu kesempatan indah untuk menenangkan diri . . . untuk lepas dari segala kebisingan yang tidak perlu.”
Pengembalian Investasi
Pada tahun 1995, para investor pasar modal AS menerima rekor pengembalian tertinggi—rata-rata mendapatkan keuntungan sebesar 37,6 persen atas investasi mereka. Kemudian, di tahun 2008, para investor mengalami kerugian dalam jumlah yang hampir sama besarnya: negatif 37,0 persen. Tingkat keuntungan pada tahun-tahun di antaranya bervariasi besarnya, sehingga mereka yang menginvestasikan uangnya di pasar modal bertanya-tanya—terkadang dengan perasaan takut—bagaimana nasib investasi mereka.
Saat Kita Tidak Terpilih
Seorang teman di Facebook mengumumkan bahwa ia telah berhasil menyelesaikan sebuah proyek. Teman-teman yang lain mengucapkan selamat kepadanya, tetapi pengumumannya itu menusuk hati saya. Seharusnya saya yang menggarap proyek itu. Namun, saya dilewati, tanpa tahu apa alasannya.