Category  |  Santapan Rohani

Pelayanan Tersembunyi

Sebuah proyek akademis yang besar sedang membebani saya, dan saya merasa resah apakah mampu menyelesaikannya sesuai tenggat. Di tengah kegalauan tersebut, saya menerima tiga pesan dari kawan-kawan yang berusaha menyemangati saya. Masing-masing dari mereka mengatakan, “Saat aku berdoa hari ini, Allah mengingatkanku padamu.” Saya merasa terharu sekaligus dikuatkan karena kawan-kawan tersebut telah menghubungi saya tanpa tahu apa yang sedang saya alami, dan saya percaya Allah telah memakai mereka sebagai utusan kasih dari-Nya.

Kondisi yang Tidak Ideal?

Ketika jembatan yang digunakan untuk mencapai kota Techiman, Ghana, dihanyutkan banjir, penduduk New Krobo yang tinggal di sisi lain dari Sungai Tano pun terjebak. Jumlah kehadiran dalam kebaktian gereja yang digembalakan Pendeta Samuel Appiah di Techiman juga menurun drastis karena banyak anggota jemaat yang tinggal di New Krobo. Sungguh suatu kondisi yang tidak ideal.

Memberikan Teguran

Suatu kali saya pernah berkendara hampir 90 km demi menegur staf saya yang bekerja di kota lain. Saya mendapat laporan bahwa staf tersebut telah memberikan kesan yang kurang baik tentang perusahaan kami, dan saya tidak ingin reputasi perusahaan kami rusak. Saya merasa tergerak untuk memberikan pendapat yang mungkin akan mengubah keputusannya.

Terus Membangun!

Saat terbuka peluang untuk menduduki posisi baru di kantor, Simon meyakini itu sebagai berkat dari Tuhan. Setelah mendoakan keputusan itu dan mencari nasihat, ia merasa bahwa Tuhan sedang memberikan kesempatan itu agar ia dapat memikul tanggung jawab yang lebih besar. Semua berjalan lancar dan atasannya mendukung keputusannya. Namun kemudian keadaan berubah. Ada sejumlah rekan kerja Simon yang tidak menyukai promosi yang diterimanya dan menolak bekerja sama. Simon mulai berpikir apakah sebaiknya ia mundur saja.

Pengaruh Sentuhan

Dokter Paul Brand, perintis misionaris medis abad ke-20 di India, telah melihat langsung stigma yang dikaitkan dengan kusta. Saat bertemu dengan seorang pasien, Dr. Brand menyentuhnya untuk meyakinkan pasien itu bahwa ia bisa sembuh. Air mata pun membasahi wajah pria itu. Asisten Dr. Brand menjelaskan kepadanya, “Anda menyentuhnya dan sudah bertahun-tahun tak seorang pun pernah melakukannya. Air mata itu tanda sukacitanya.”

Mensyukuri Diri Allah

Dari ribuan pesan yang tercetak dalam kartu ucapan, salah satu pernyataan yang mungkin paling menyentuh adalah kalimat sederhana ini: “Terima kasih untuk dirimu.” Jika Anda menerima kartu dengan ucapan itu, Anda tahu bahwa orang tersebut mempedulikan Anda bukan karena Anda telah melakukan sesuatu yang luar biasa baginya, tetapi karena Anda hadir sebagai diri Anda sendiri.

Gangguan Berbahaya

Seniman Sigismund Goetze mengejutkan masyarakat Inggris pada zaman kekuasaan Ratu Victoria dengan lukisannya “Despised and Rejected of Men” (Dihina dan Dihindari Orang). Di lukisan itu, ia menggambarkan Yesus yang dihukum dan menderita sambil dikelilingi oleh orang dari generasi Goetze sendiri. Orang-orang itu tampak sibuk dengan urusan pribadi mereka—bisnis, percintaan, politik—hingga mereka sama sekali tak menyadari pengorbanan Sang Juruselamat. Kerumunan orang yang tak acuh terhadap Kristus itu, sama seperti kerumunan orang di bawah salib Yesus, tak memahami apa—atau siapa—yang telah mereka abaikan.

Mari Saling Mendorong

The Steven Thompson Memorial Centipede adalah lomba lari lintas alam yang unik. Tiap tim yang beranggotakan tujuh orang harus berlari sebagai satu rangkaian dengan memegang seutas tali sampai jarak 3,2 km dari total jarak 4,8 km. Saat mencapai titik 3,2 km, tali itu mereka lepaskan dan tiap pelari menyelesaikan perlombaannya masing-masing. Oleh karena itu, waktu tempuh setiap pelari merupakan kombinasi dari kecepatan bersama sebagai tim dan kecepatannya sendiri.

Domba Bodoh, Gembala yang Baik

Kawan saya, Chad, pernah bekerja selama setahun sebagai gembala di Wyoming. “Domba itu begitu bodoh sehingga mereka hanya makan apa yang ada di depan mereka,” ceritanya kepada saya. “Bahkan ketika domba telah memakan habis semua rumput yang ada di depan mereka, bukannya mencari rerumputan segar di tempat lain, mereka justru akan makan tanah!”