Pisang yang Berbicara
Jangan pernah menyerah. Buatlah orang lain tersenyum karena kehadiranmu. Yang penting bukanlah masa lalumu, melainkan masa depan yang akan kamu raih. Beberapa murid sebuah sekolah di Virginia Beach, Virginia, menemukan pesan-pesan tersebut dan banyak lagi pesan lain ditulis pada kulit pisang yang menjadi salah satu menu makan siang mereka. Stacey Truman, sang manajer kantin, sengaja menuliskan pesan-pesan itu pada buah tersebut, yang oleh anak-anak kemudian dijuluki sebagai “pisang yang berbicara.”
Anak Kesayangan
Gerrits, adik ipar saya, tinggal hampir 2.000 kilometer jauhnya di wilayah pegunungan Colorado. Walau sudah tinggal berjauhan, ia selalu menjadi kesayangan keluarganya karena ia mempunyai selera humor yang tinggi dan juga baik hati. Sejak dahulu saudara-saudarinya sering bergurau tentang statusnya sebagai anak kesayangan ibu mereka. Beberapa tahun lalu, mereka menghadiahinya kaus oblong bertuliskan, “Aku Anak Emas Mama.” Meskipun gurauan antarsaudara seperti ini lucu, sesungguhnya sikap pilih kasih adalah hal yang tidak main-main.
Mengarungi Jeram Kehidupan
“Semua yang di sisi kiri, dayung maju kuat-kuat!” teriak pemandu rakit arung jeram kami. Mereka yang duduk di sisi kiri mengayuh hingga rakit kami dapat menjauhi pusaran air yang bergolak. Selama beberapa jam, kami belajar pentingnya mendengarkan instruksi pemandu. Suaranya yang tegas menolong kami berenam yang tidak berpengalaman untuk bekerja sama mencari jalur yang tepat agar jeram itu dapat kami lalui dengan aman.
Silakan Bertanya
Dokter menyatakan bahwa retinanya yang terlepas tidak bisa lagi diperbaiki. Namun, setelah hidup tanpa penglihatan selama lima belas tahun—belajar huruf Braille, memakai tongkat dan dituntun oleh anjing yang khusus melayani orang buta—kehidupan seorang wanita asal Montana berubah drastis ketika suaminya mengajukan pertanyaan sederhana kepada dokter mata lain: “Apakah mata isteri saya bisa disembuhkan?” Jawabannya adalah ya. Sang dokter menemukan ternyata wanita itu hanya mengalami katarak, suatu gangguan mata yang umum, dan kemudian melakukan pengangkatan lapisan katarak yang menyelubungi mata kanannya. Ketika perban matanya dibuka keesokan harinya, penglihatan wanita itu kembali pulih dan normal. Operasi berikutnya terhadap mata kirinya juga berjalan sukses.
Harapan Pertobatan
Rasanya mustahil lelaki itu bisa bertobat. Berbagai tindak pidana telah diperbuatnya, termasuk delapan penembakan (yang menewaskan enam orang), dan memicu sekitar 1,500 peristiwa kebakaran yang meneror kota New York pada dekade 1970-an. Ia meninggalkan pesan di setiap lokasi kejadian untuk mengejek polisi, dan ketika tertangkap, ia pun dijatuhi hukuman penjara dua puluh lima tahun hingga seumur hidup untuk setiap pembunuhan yang ia lakukan.
Cinta yang Diwariskan
Putri saya sangat menyukai novel detektif remaja Nancy Drew. Selama tiga minggu terakhir, ia sudah membaca setidaknya selusin novel tentang gadis detektif itu. Kecintaannya pada cerita-cerita detektif menurun dari kecintaan saya dan ibu saya terhadap kisah Nancy Drew. Bahkan, serial novel bersampul biru yang dibaca ibu saya pada dekade 1960-an masih terpajang rapi di lemari bukunya.
Berdetak Kembali
Pada tahun 2012, grup vokal Phillips, Craig and Dean merilis lagu berjudul “Tell Your Heart to Beat Again” (Mintalah Jantungmu Berdetak Lagi). Lagu itu terinspirasi dari kisah nyata yang dialami oleh seorang dokter bedah jantung. Setelah mengoperasi jantung seorang pasien, dokter bedah itu memasukkan jantung itu kembali ke dada sang pasien lalu memijatnya perlahan agar kembali berdenyut. Namun, jantung itu tidak juga berdenyut. Berbagai upaya yang lebih kuat dilakukan tetapi jantung itu tidak juga berdenyut. Akhirnya, sang dokter berlutut di samping pasien yang belum sadar itu dan berkata: “Nona Johnson, ini dokter bedahmu. Operasi berjalan baik dan jantungmu sudah diperbaiki. Sekarang mintalah jantungmu berdetak lagi.” Jantung itu pun kemudian berdenyut kembali.
Iman yang Berakar Kuat
Sebatang pohon ek tua telah berdiri tegak di samping gereja Presbyterian Basking Ridge di New Jersey selama lebih dari enam ratus tahun sebelum akhirnya dipindahkan. Di masa jayanya, dahan-dahannya yang terpilin satu sama lain membentang tinggi dan jauh. Angin sepoi-sepoi bergemerisik di sela-sela dedaunan hijau dan biji-bijinya. Sinar matahari mengintip dari celah-celah daun yang tertiup angin hingga menghasilkan kedipan cahaya yang menari-nari di bawah naungannya yang rindang. Namun, keagungan sejati dari pohon ek itu terletak di bawah tanah, yaitu pada jaringan akarnya. Akar utama pohon ek tumbuh secara vertikal, sehingga selalu tersedia asupan makanan. Dari akar tunggang tersebut menjulur akar-akar lain secara horisontal untuk memasok cairan dan nutrisi bagi pohon itu. Sistem akar yang rumit itu seringkali tumbuh jauh lebih besar daripada pohon yang disangganya dan berfungsi untuk menopang kehidupan serta memberikan keseimbangan bagi batang pohon.
Penghapusan Utang
Terperangah adalah kata yang tepat untuk menggambarkan reaksi para hadirin di acara wisuda Morehouse College di Atlanta, Georgia. Pembicara yang berpidato dalam acara itu mengumumkan bahwa ia dan keluarganya akan mendonasikan jutaan dolar kepada kampus untuk menghapuskan pinjaman biaya pendidikan yang ditanggung seluruh mahasiswa yang diwisuda hari itu. Seorang mahasiswa dengan pinjaman sejumlah $100.000 menjadi salah satu wisudawan yang terkejut dan meluapkan kegembiraannya dengan menangis serta bersorak-sorai.