Surat Kiriman
Jauh dari rumah dalam pelatihan dasar untuk menghadapi Perang Dunia II, para tentara tamtama Amerika Serikat menggunakan humor dan surat-menyurat untuk menghibur diri di tengah tantangan yang ada di depan mata. Dalam sepucuk surat yang dikirim ke kampung halamannya, seorang pemuda menggambarkan proses vaksinasi dengan kiasan yang lucu: “Dua petugas kesehatan mengejar kami dengan harpun (tombak untuk berburu, ujungnya menyerupai ujung anak panah). Mereka menangkap kami, menjepit kami di lantai, dan menancapkan harpun itu di tiap lengan.”
Bisikan
Seorang pemuda terlihat gelisah saat hendak duduk di pesawat. Matanya memandang bolak-balik ke arah jendela pesawat. Kemudian ia memejamkan mata dan menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan dirinya, tetapi upayanya itu tidak membuahkan hasil. Ketika pesawat tinggal landas, ia pun mengayun-ayunkan tubuhnya maju-mundur dengan perlahan. Seorang wanita tua yang duduk di seberang lorong menyentuh lengan pemuda itu dan dengan lembut mengajaknya berbincang-bincang agar perhatian pemuda itu teralihkan dari kegelisahannya. Wanita itu berbisik kepadanya, seperti “Siapa namamu?” “Dari mana asalmu?” “Kita akan baik-baik saja,” dan “Kamu hebat.” Ia bisa saja terusik dengan sikap pemuda itu atau bahkan mengabaikannya. Namun, wanita itu memilih untuk menyentuh dan menyapanya. Hal-hal kecil. Ketika mereka mendarat tiga jam kemudian, pemuda itu berkata, “Terima kasih karena Ibu telah menolong saya.”
Berfokus pada Keajaiban Alam
Sebagian dari kita cenderung memandang dunia ini dan hanya melihat segala keburukannya. DeWitt Jones, seorang fotografer dari majalah National Geographic, menggunakan profesinya untuk merayakan keindahan dunia ini. Ia menunggu dan mengamat-amati dengan sabar sampai seberkas cahaya atau suatu perubahan pada sudut pandang tiba-tiba menyingkapkan keajaiban yang selama ini memang terdapat di sana. Dengan kameranya, ia dapat menemukan keindahan dalam diri manusia dan alam yang terlihat paling biasa sekalipun.
Disingkapkan untuk Dipulihkan
Semasa kecil, saya pernah melihat Ayah menggarap ladang yang belum pernah diolah sebelumnya. Bajakan pertama memunculkan batu-batu besar yang kemudian disingkirkan ayah. Lalu, ia akan membajaknya lagi, dan diulang lagi, untuk semakin menggemburkan tanahnya. Setiap bajakan memunculkan bebatuan kecil yang perlu disingkirkan. Proses pembajakan itu terus dilakukan sampai ladang itu dilintasi berulang-ulang.
Memberikan Hadiah Doa
“Saya tak menyadari arti doa sebagai hadiah sampai ketika saudara laki-laki saya sakit dan kalian semua mendoakannya. Kami sangat terhibur oleh doa-doa kalian!”
Bekerja Sama
Mengapa lebih dari lima juta orang setiap tahunnya rela mengeluarkan uang untuk berlari sekian kilometer dan melintasi halang rintang yang mengharuskan mereka untuk memanjat dinding yang tegak, merayap di tanah berlumpur, dan menaiki bagian dalam pipa vertikal yang diguyur air? Sejumlah orang melakukannya karena mereka tertantang untuk menguji ketahanan diri mereka atau untuk menaklukkan ketakutan mereka. Bagi yang lain, mereka tertarik pada kerja sama tim di mana para peserta saling membantu dan mendukung satu sama lain. Seseorang menyebut arena tersebut sebagai “zona tanpa penghakiman” karena di sana orang-orang yang tidak saling mengenal akan menolong satu sama lain untuk menyelesaikan perlombaan (Stephanie Kanowitz, The Washington Post).
Tetap Beriman
Karena cenderung bermental pesimis, saya sering dengan cepat memikirkan kemungkinan-kemungkinan negatif dari situasi-situasi yang saya hadapi dalam hidup ini. Jika upaya saya mengerjakan suatu proyek ternyata gagal, saya langsung menyimpulkan bahwa proyek-proyek saya berikutnya akan gagal juga. Saya bahkan merasa takkan bisa lagi melakukan hal-hal yang sederhana meski sebenarnya tidak berhubungan dengan kegagalan sebelumnya. Lebih jauh dari itu, saya juga cenderung menganggap diri sebagai seorang ibu yang tidak becus dan tidak bisa melakukan apa pun dengan benar. Kegagalan mengerjakan satu hal ternyata mempengaruhi perasaan saya terhadap hal-hal lain yang sebenarnya tidak berkaitan.
Kesetiaan Total
Para penggemar olahraga yang sangat memuja tim favorit mereka biasanya tidak malu-malu menunjukkan kesetiaan mereka. Mereka memakai atribut dengan logo tim pujaan mereka, menulis komentar di media sosial tentang tim itu, atau membahas prestasi tim itu bersama penggemar lainnya. Saya sendiri termasuk di antara mereka. Anda bisa melihatnya dari koleksi topi dan kaos Detroit Tigers yang saya miliki, serta isi pembicaraan saya dengan para penggemar tim pujaan saya tersebut.
Tuntunlah Aku ke Gunung Batu
Saat hendak mencari alat penjaga kelembapan ruangan, saya memperhatikan seorang wanita lanjut usia mondar-mandir di lorong tersebut. Karena berpikir bahwa ia juga hendak membeli alat yang sama, saya bergeser agar ia dapat mendekat. Kami pun berbincang-bincang tentang wabah virus flu di daerah kami yang membuatnya sering batuk dan sakit kepala.